Cara Mengatasi Jerawa Secara Alami dan Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

Pengertian Jerawat

Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat adalah suatu penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Jerawat sendiri dapat terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat atau terinfeksi bakteri.

Seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat,"Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya

PenyebabJerawat

a. Produksiminyak berlebih pada kulit wajah

Sebum merupakan pelembab alami pada kulit, tetapi terkadang kelenjar sebasea dapat memompa terlalu banyak minyak. Ketika sel-sel kulit mati menyumbat pori-pori, maka minyak dapat menumpuk di belakangnya.

b. Saluranpada pori-pori tersumbat

Ketika pori-pori wajah menjadi tersumbat, maka komedo akan terbentuk dan menyebabkan jerawat.

c. Bakteri

Bakteri jenis P. acnes yang hidup di kelenjar minyak kulit dapat berkembang dan menyebabkan peradangan.

d. Hormon

Hormon sangat memainkan peran dalam membentuk jerawat. Pada masa pubertas, orang akan cenderung lebih mudah berjerawat karena hormon androgen dapat merangsang produksi minyak. Pada wanita dewasa perubahan hormon menjelang menstruasi, hamil, menjelang menopause, dan menopause juga dapat timbul jerawat.

Baca Juga 29 Ruangan Atap Kaca Bisa Jadi Inspirasi di Rumah Anda

e. Genetik

Jika orang tua atau saudara kita pernah menderita acne, kita juga akan cenderung menderita acne

f. MakananIndeks Glikemik Tinggi

Makanan-makanan dengan indeks glikemik tinggi atau mengandung gula yang tinggi akan meningkatkan insulin didalam tubuh sehingga, hormone androgen akan lebih aktif dan kemudian meningkatkan kerja kelenjar sebasea dan peradangan.

g. Stres

Stres berhubungan erat dengan timbulnya acne, sebagai respon terhadap stress tubuh kita memproduksi lebih banyak androgen yang akan berefek meningkatkan kerja kelenjar sebasea.

h. Obat-obatan

Beberapa hormon dan obat-obatan lainnya dapat menyebabkan timbulnya jerawat.

 

i. SinarMatahari

Ultraviolet dari sinar matahari dapat menebalkan permukaan kulit, memperbesar ukuran kelenjar sebasea, dan meningkatkan produksi kelenjar sebasea.

j. Merokok danPolusi

Timbulnya radikal-radikal bebas akibat merokok dan polusi dapat merubah komposisi sebum dan juga meningkatkan produksi sebum.

Jenis JenisJerawat

Bentuk pada jerawat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu yang non-inflamasi dan inflamasi. Walaupun pada seseorang yang menderita jerawat lesi yang dialami tidak hanya dari satu jenis. Berikut adalah penjelasan dari setiap lesi jerawat tersebut.

Baca Juga 32 Inspirasi Mini Bar Modern Terkini

A. non-inflamasi

Bentuk non -inflamasi adalah bentuk jerawat yang tidak meradang, yaitu komedo. Titik -titik hitam terjadi ketika kelenjar minyak atau sebum mengental dan menghalangi pori -pori yang menyebabkan pori -pori kulit, sebum dan bakteri menyatu dalam pori -pori sehingga titik -titik hitam terbentuk. Titik -titik hitam dibagi menjadi 2 jenis, yaitu komedo tertutup yang disebut ujung putih dan titik -titik hitam terbuka yang disebut bintik -bintik hitam. Penanganan komedo cukup mudah dilakukan, karena komedo adalah jenis jerawat yang ringan. Anda dapat menggunakan perawatan kulit yang mengandung asam salisilat dan retinoid topikal dan menjadikannya kebiasaan untuk mencuci muka dengan hati –hati

 

B.Inflamasi atau Peradangan

Bentuk jerawat ini, umumnya ditandai oleh warna jerawat kemerahan dan ada pembengkakan karena peradangan karena titik -titik hitam terbesar sehingga mengecam lingkungan dan peningkatan jumlah bakteri P. acnes untuk memicu peradangan. Ada beberapa jenis jerawat inflamasi, termasuk:

• Kista

Bentuk kista ini oleh awam sering disebut dengan jerawat batu, yang entah kenapa disebut demikian walau tidak sekeras batu. Kista memiliki ukuran yang lebih besar dan  merupakan bentuk yang lebih berat dibandingkan dengan nodul.  Hal ini terjadi karena peradangan yang lebih hebat lagi dan semakin meluas. Sehingga sering menimbulkan bekas setelah jerawat tersebut hilang.

• Nodul

Bentuk jerawat ini berupa benjolan dibawah permukaan kulit dan terasa sakit. Pada Nodul dan dinding saluran mulai rusak dan peradangan mulai meluas ke jaringan sekitar Ini merupakan jenis jerawat yang meradang dan biasanya ketika hilang, jenis jerawat ini akan meninggalkan bekas.

• Papula

Papula yang berupa benjolan kecil pada jerawat dan biasanya berwarna kemerahan dan mulai terasa nyeri. Hal ini terjadi ketika sudah mulai terjadi peradangan akibat P. acnes dan sumbatan yang makin besar.

Baca Juga Kumpulan Rumah Modern dan Unik dari berbagai Belahan Dunia

RekomendasiCara Mengatasi Jerawat 

Tips Cara Mengatasi Jerawat

Pada jenis ini, jerawat berupa benjolan yang sedikit lebih besar dan lunak. Biasanya untuk jenis jerawat pustula, benjolan dapat berisi nanah dan berwarna sedikit kuning atau putih.

 1. Putih Telur

Putih telur mengandung enzim lysozyme yang ampuh digunakan sebagai bahan untuk menghilangkan jerawat. Cara dengan memisahkan putih telur dari kuningnya dan dicampur dengan air perasan lemon. Aplikasikan pada wajah seperti masker, kemudian diamkan selama 15 menit. Lalu bilas dengan air bersih.

2. Lidah Buaya

Lidah buaya memiliki kandungan polifenol yang berperan sebagai pembasmi jerawat pada kulit. Jika kamu rutin menggunakannya, bahan alami yang satu ini mampu menghilangkan jerawat secara menyeluruh. Caranya dengan memakai masker dari gel lidah buaya, kemudian diamkan selama setengah jam. Lalu, bilas dengan air bersih.

3. Bawang Putih

Bawang putih mengandung zat sulfur yang dipercaya dapat menghilangkan jerawat secara cepat. Caranya dengan memotong bawang putih menjadi bagian-bagian kecil, kemudian tempelkan pada jerawat atau bekas jerawat. Diamkan selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih.

4. AirPerasan Lemon

Lemon mengandung asam askorbat tinggi yang ampuh untuk menghilangkan jerawat membandel. Caranya dengan mengoleskan air perasan lemon pada wajah, lalu diamkan selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih.

5. Mentimun

Mentimun mengandung antioksidan tinggi, vitamin, dan asam amino di dalamnya. Kandungan-kandungan ini dapat digunakan sebagai penghilang jerawat secara alami. Aplikasikan masker mentimun pada wajah selama 15 menit. Kemudian, bilas dengan air bersih.

6. Madu

Siapa yang tak kenal khasiat baik yang terkandung dalam madu? Bahan alami yang satu ini ternyata dapat digunakan sebagai penghilang jerawat secara alami. Caranya adalah dengan mengaplikasikan madu pada wajah. Diamkan selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih.

7. Cuka Apel

Cuka apel mengandung antiseptik alami yang mampu membunuh bakteri penyebab jerawat. Caranya dengan mengoleskan cuka apel pada wajah menggunakan kapas, lalu diamkan selama lima menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih.

8. Tomat

Tomat mengandung vitamin A dan vitamin C yang dapat menghilangkan jerawat secara alami. Caranya dengan mengoleskan tomat yang telah dipotong pada wajah secara merata, lalu diamkan selama setengah jam. Kemudian, bilas dengan air bersih.

9. Pepaya

Pepaya mengandung enzim papain yang mampu mengangkat sel kulit mati penyebab jerawat. Gunakan pepaya sebagai masker alami wajah, kemudian diamkan selama setengah jam, lalu bilas dengan air bersih.

10. Alpukat

Alpukat memiliki kandungan vitamin E yang mampu mengurangi peradangan pada kulit yang berjerawat. Caranya dengan menghaluskan alpukat, kemudian aplikasikan pada wajah sebagai masker. Kamu dapat mencampurnya dengan madu. Diamkan selama setengah jam dan bilas dengan air bersih setelahnya. 

Baca Juga 29 Ruangan Atap Kaca Bisa Jadi Inspirasi di Rumah Anda

Adanya jerawat akan membuat rasa risih dan gemas untuk memencetnya. Namun, jika hal ini kamu lakukan saat tangan sedang kotor, yang ada kotoran pada tangan malah menyumbat pori-pori dan membuat jerawat semakin parah

11. Teh Hijau 

Teh hijau kaya akan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit, sehingga bisa menjadi salah satu cara menghilangkan jerawat. Selain itu, teh hijau juga mengandung konsentrasi tinggi dari kelompok antioksidan polifenol yang disebut katekin.

Biasanya, jerawat dapat terjadi karena seseorang memiliki terlalu banyak sebum atau minyak tubuh alami di pori-pori mereka dan tidak cukup antioksidan.

Antioksidan membantu tubuh memecah bahan kimia dan zat-zat yang dapat merusak sel-sel sehat. Teh hijau dapat membantu membersihkan beberapa kotoran dan limbah yang menumpuk di luka jerawat terbuka.Caranya, oleskan air rebusan teh hijau dengan kapas. Diamkan sejenak selama 10 menit, lalu bilas dengan air bersih

 Saran DariDokter Kulit

Ahli dermatologi Dr. Lauren Abramowitz, PA-C dari Park Avenue Skin Solutions yang berbasis di AS membagikan saran untuk pemilik kulit berjerawat. “Yang paling penting, jangan pernah memencet jerawat. Semakin dipencet, semakin sulit jerawat disembuhkan,” pesan dia. Jika Anda telah menjajal beberapa cara menghilangkan jerawat secara alami di atas tapi masalah kesehatan kulit ini tak kunjung sembuh, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Beberapa jenis jerawat yang membandel dan sering kambuh tak cukup diobati dengan bahan alami, tapi perlu perawatan medis dan obat khusus.

Cara Mengatasi  Bekas Jerawat

Melakukan tindakan khusus untuk mengatasi bekas jerawat adalah keputusan kamu sendiri, sehingga dokter tidak akan memaksa kamu. Banyak orang yang mau melakukan tindakan ini karena memang tindakan khusus yang bisa mengatasi bekas jerawat. Pastikan kamu memeriksakannya terlebih dahulu ke rumah sakit dan mendiskusikannya dengan dokter kulit sebelum melakukan tindakan apapun.

a. Dermabrasi

Perawatan penghilang bekas luka ini efektif, dan menggunakan sikat berkecepatan tinggi atau instrumen lain untuk melapisi kembali kulit dan menghilangkan atau mengurangi kedalaman bekas luka. Kamu biasanya perlu beberapa hari untuk sembuh sesudah tindakan ini. 

 Baca Juga Kumpulan Rumah Modern dan Unik dari berbagai Belahan Dunia

b. Mikrodermabrasi

Untuk jenis dermabrasi yang kurang intensif, ahli dermatologi menggunakan semprotan kristal yang kecil alih-alih sikat berkecepatan tinggi untuk menghilangkan kulit permukaan. Mungkin diperlukan lebih dari satu perawatan untuk bisa menghilangkan bekas jerawat secara menyeluruh.

c. ChemicalPeels

Tindakan ini dapat mengurangi munculnya bekas jerawat yang dangkal dan hiperpigmentasi pasca-inflamasi di sekitar lesi jerawat yang sudah sembuh. Pengelupasan ini dapat dilakukan oleh dokter, perawat, praktisi perawat, atau ahli estetika spa dan melibatkan pengolesan bahan kimia pada kulit untuk menghilangkan lapisan luarnya. Kulit kemudian akan jadi lebih halus dan warnanya lebih rata. Kamu pun mungkin akan mengalami kemerahan dan pengelupasan selama beberapa hari sesudahnya.

d. AsamRetinoat

Jaringan parut tertentu tidak boleh diobati dengan perawatan penghilang bekas luka jerawat tradisional. Sebaliknya, krim asam retinoat yang dioleskan langsung ke bekas luka dapat membantu mengurangi penampilannya, terutama dalam kasus bekas luka keloid.

e. Laser

Dokter kulit dapat menggunakan laser untuk menghilangkan lapisan luar kulit, terutama kontur area bekas jerawat. Laser bisa dimanfaatkan untuk meringankan kemerahan di sekitar lesi jerawat yang sudah sembuh. Berbagai jenis laser digunakan, tergantung pada jenis bekas jerawat. Biasanya juga diperlukan lebih dari satu perawatan laser.

f. Fillers

Zat seperti kolagen, asam hialuronat, atau lemak dapat digunakan untuk "mengisi" jenis bekas jerawat tertentu, terutama yang telah mengakibatkan penampilan kulit yang cekung. Karena bahan pengisi pada akhirnya diserap ke dalam kulit, maka kamu harus mengulangi suntikan bahan pengisi ini. Biasanya setiap beberapa bulan, tergantung pada jenis produk yang digunakan.

g. PunchExcisions

Jenis operasi kulit ini akan menghilangkan bekas jerawat dengan mengiris secara individual, atau memotong bekas luka. Lubang yang ditinggalkan oleh sayatan dapat diperbaiki dengan jahitan atau cangkok kulit. Teknik ini sering digunakan untuk mengobati bekas jerawat yang berbintik-bintik.

h. PencangkokanKulit

Dengan pencangkokan kulit, dokter menggunakan sepotong kecil kulit normal untuk mengisi area kulit yang terluka. Cangkok kulit biasanya diambil dari kulit di belakang telinga. Teknik ini juga dapat digunakan ketika perawatan penghapusan bekas luka jerawat, seperti dermabrasi, meninggalkan lubang besar di kulit.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama