Ciri-Ciri Orang Yang Mendapatkan Lailatul Qadar berserta 7 Amalan Yang Dianjurkan

Malam Lailatul Qadar hanya dianugerahkan pada umat Nabi Muhammad SAW, Ciri orang yang mendapatkannya.

Setiap muslim pasti ingin mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Mengingat Lailatul Qadar disebut-sebut sebagai malam paling mulia.

Dalam Al Quran, disebutkan bahwa ibadah saat malam Lailatul Qadar lebih istimewa jika dibandingkan ibadah selama 1.000 bulan.

Cité du Canal YouTube Najwa Shihab, Profesor Quraish Shihab menjelaskan bahwa Lailatul Qadar datang dari kata Lailat yang berarti malam dan Qadar yang memiliki tiga makna.

Arti pertama adalah mulia, jadi Lailatul Qadar berarti Noble Night.

Kedua, Qadar berarti ketentuan.

Jika dikombinasikan, maka Lailatul Qadar berarti malam di mana Allah SWT menentukan perjalanan hidup seseorang.

Sedangkan arah ketiga sempit.

Lailatul Qadar juga bisa berarti malam yang sempit karena malaikat bergantian di bumi.

Bumi seolah-olah itu sangat sempit dengan kehadiran mereka.

Lailatul Qadar sering disebut seribu bulan malam karena Allah SWT menyatakan bahwa malam itu lebih baik daripada seribu malam.

Jika dibahas, pada kenyataannya, manusia tidak mungkin untuk mengetahui ukuran malam Lilatul Qadar.

Manusia hanya bisa mengetahui ukuran Lailatul Qadar tentang apa yang telah dilihat Rasulululah.

Apakah Sunnah, itu atau ayat dalam Alquran.

Shihab Qurais juga menyatakan bahwa malam Lailatul Qadar hanya diberikan kepada rakyat Nabi Muhammad.

"Ada yang mengatakan bahwa orang-orang sebelumnya lebih panjang dari usia manusia sekarang," kata The Quraish Shihab.

"Jadi, untuk menggantikan usia usia di sana, Tuhan memberi Lailatul Qadar bagi semua orang untuk mendapatkan Lailatul Wadar seolah-olah dia akan meningkatkan seribu bulan," tambahnya.

Jadi tanda-tanda Muslim apa yang didapat Lailatul Qadar?

1. Selalu berkewajiban untuk berbuat baik

Pada malam hari, Lailatul Qadar, malaikat bergantian di Bumi.

Para malaikat itu sendiri adalah makhluk penciptaan Allah SWT yang selalu membawa kebaikan.

Mereka juga selalu mendorong manusia untuk berbuat baik.

"Jadi malam itu, orang yang bertemu Lailatul Qadar akan selalu berbuat baik karena malaikat bersamanya," kata Quraish Shihab.

2. Perdamaian terasa sampai fajar datang

Shihab Qurais menjelaskan bahwa makna "sampai publikasi fajar" bisa berarti dua hal.

Pertama-tama, publikasi fajar malam itu pada hari berikutnya.

Tetapi itu juga dapat ditafsirkan sampai publikasi Dawn of Manusia di akhirat.

"Sepanjang hidupku dan sampai nanti," katanya.

Muslim yang mendapat Lailatul Qadar akan merasakan kedamaian.

Selain itu, dia juga bisa memastikan kedamaian.

"Perdamaian bisa damai, bisakah itu lulus perdamaian pasif," kata The Quraish Shihab.

Jika ada yang memberikan sesuatu kepada orang lain, itu dapat melahirkan perdamaian.

Tetapi jika seseorang tidak mengganggu orang lain, itu juga dapat menyebabkan perdamaian.

Orang-orang yang bertemu Lailatul Qadar selalu mencari kedamaian.

"Damai dengan dirimu sendiri tidak mengembangkannya, damai dengan orang lain, damai dengan tanaman, damai dengan binatang," jelasnya.

"Untuk damai telah dibawa sampai hari nanti dan kapan di masa depan akan memasuki negara itu bernama Allah Darassalaam, sebuah negara yang penuh damai," tambahnya.

3. Setelah bulan Ramadhan, ada perubahan

Alors qu'Ustadz Abdul Somad a expliqué que les gens ont obtenu Lailatul Qadar connaîtra des changements après le mois du Ramadan.

"Ayah Ustad pelit, tetapi setelah Ramadhan, orang itu baik," kata Ustaz Abdul Somad. (*)

Doa yang dianjurkan oleh Nabi.

Nabi Muhammad menganjurkan amalan yang boleh dilakukan pada malam Lailatul Qadar, yang membuat doa.

Berikut adalah doa yang dianjurkan untuk membaca malam Lailatul Qadar.

Allahumma Innaka �afuwwun Kariim tumibbul �afwa fa�fu �andii

Ini bermakna: oh Allah, kamu adalah pengampunan, Yang Mulia, kamu suka melupakan dan memaafkan saya.

Dianjurkan dengan juga membaca Surah Al-Baqarah: 201.

Rabbana Atina Firdunya Hasanah, WA Filtoti Hasanah Waqina 'adzabannar.

Ini bererti: oh Allah, Kami berikan diri kita dengan baik di dunia, memberikannya kepada-Nya pada masa akan datang dan melindungi kita dari hukuman neraka.

7 Amalan Lailatul Qadar

Amalan yang boleh dilakukan apabila Qadar Malam Lailatul tiba.

1. Salat.

Sebagai hari pada umumnya, Salat adalah amalan mandatori yang dipenuhi untuk setiap Muslim.

Nabi Muhammad menyaksikan Narrado Abu Hurairah pernah berkata:

"Sesiapa yang menjalankan doa malam Lailatul Qadar dengan iman dan menanti pahala Tuhan, dosanya akan diampuni." (HADIZ YANG DIPERLUKAN OLEH BUKHARI NOMBOR 1,901).

Sebagai tambahan kepada doa mandatori, terdapat beberapa amalan Sunnah Sunnah, yang mesti dilakukan untuk mendapatkan berkat malam Lailatul Qadar, termasuk Salat Tahajud dan Salat Wish.

Anda boleh melakukan Salat Tahajud selepas bangun dan momen yang paling tepat adalah sepertiga malam.

Di samping itu, Salat Wish adalah amalan yang dilakukan ketika seorang mukmin mengharapkan sesuatu dari Allah SWT.

Lakukan pada waktu malam di mana Qadar Street akan turun, mengembangkan kemungkinan bahawa ia diberikan HAHA.

Sudah tentu, berdasarkan niat kepada Allah swt.

2. Zikir.

Cenderamata menjadi amalan mudah dan mudah, tetapi sering orang Islam tidak.

Dengan ingat, seorang Muslim akan memanggil asma Tuhan, mengingatkannya di mana sahaja dan kapan.

Tidak ada peraturan yang mengikat untuk perbezaan, menafikan takbir, hamdallah, pujian, asmaul husna, dan sebagainya. Dalam apa jua keadaan yang termasuk dalam amalan DHICI.

3. Baca Al-Qur'an

Salah satu amalan yang boleh dilakukan untuk mengalu-alukan kejatuhan Lailatul Qadar adalah membaca Al-Quran.

Meningkatkan Tilah Alquran pada malam Lailatul Qadar, boleh membawa berkat anda sendiri.

Kerana malam itu, Los Angeles akan bersamaan dengan berkat-berkat Allah SWT.

4. Iktikaf.

Biasanya, seorang Muslim akan meluangkan sedikit masa untuk merayakan malam jejak untuk berdiam diri di masjid dan menghampiri Allah SWT.

Untuk membuat iktikaf, seorang Muslim harus berdasarkan niat yang disengajakan untuk menjadi tidak wajar dan mengingati Tuhan.

Iktikaf sendiri tidak diwajibkan kepada semua umat Islam.

5. Bershalawat

Banyak Salawat dalam Nabi Muhammad SAW juga dianjurkan untuk meraikan malam mel Qadar.

Kerana, doa berkahwin dan Mustajab melalui keselamatan Nabi Muhammad.

6. Berdoa

Doa adalah amalan tak terhingga.

Selain dapat bercakap tentang sesiapa sahaja, seorang Muslim boleh melakukannya ketika.

Walau bagaimanapun, terdapat doa yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad, dia diadakan.

Doa adalah:

"Alahmumma Innaka �afuwwun tumibbul �afwa fa�fu�anni"

Aisyah berkata; "Wahai Rasulullah, apa yang kamu fikir jika saya ketepatan untuk mendapatkan malam Lailatul Qodar, apa yang patut saya katakan?"

Dia menjawab: "Di, Alahmummma Innaka �afuwwun tumibbul �afwa fa�fu anna". (Ya Allah, kamu mengampuni pengampunan, maka ampunilah aku). "(Hr. Ibn Majah, yang diabaikan oleh Al Albani)

7. Bersuci baik Lahir Maupun Batin



.

Seseorang yang dianjurkan ketika menyambut malam berikutnya, telah disucikan.

Beg ini boleh dilakukan dengan mandi, boleh dilakukan dan menggunakan aroma malam yang mungkin untuk datang malam lapisan qadar.

Post a Comment

أحدث أقدم