7 Cara Memulai Bisnis Bagi Pemula

Berbisnis merupakan salah satu cara untuk memperoleh ekonomi yang lebih baik, namun sebagai seorang yang baru terjun di dunia bisbis tidak semudah yang dibicarakan, akan ada beberapa rintangan yang harus dilewati sebelum merasakan kesuksesan.

Selain mental yang kuat dalam menghadapi naik turunya pendapatan perlu juga ilmu dalam menjalani bisnis agar bisa menyelesaikan masalah ketika terjadi sesuatu yang tidak sesuai rencana. Selain itu juga perlunya rasa optimisme agar menjalani bisnis penuh dengan semangat.

Ada beberapa tips yang akan di bagi di sini,terutama sebagai pemula yang memulai bisnis. Tidak semua orang mempunyai jiwa bisnis ataupun wirausha. Tetapi dalam dunia bisnis kita juga perlu berinovosai agar cepat berkembang dan dikenal orang banyak. Ada beberapa tips dalam memulai bisnis bagi pemula, diantaranya sebagai berikut

1. Memulai Bisnis dari Yang Kecil

Jika anda masih takut untuk memulai bisnis kemudian bangkrut, memulai bisnis dari yang terkecil mungkin jadi solusinya. Sedikit banyaknya akan tahu ketika anda memulai bisnis.

Tidak ada yang kesuksesan yang instan, begitu juga dengan bisnis harus mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk mengembangkan bisnisnya.

Jadi tidak ada salahnya jika anda mencoba membuka dengan bisnis kecil kecilan agar bisa menata dari hal yang terkecil sampai bisnis berkembang.

2. Memiliki Wawasan Tentang Dunia Bisnis

Belajar bukan hanya ketika anda masih sekolah, belajar bisa dilaksanakan kapanpun dan dimanapun. Sama halnya dengan bisnis anda juga harus belajar.

Selain itu, anda juga perlu belajar bisnis dari pebisnis yang sudah duluan terjun memulai bisnis terutama yang sudah sukses, agar lebih termotivasi untuk menjalani bisbis.

Apalagi di zaman teknologi sperti ini, bnyak referensi untuk mendapatkan ilmu bisnis, seperti di youtube, facebook, instagram baca buku dan lain sebagainya.

3. Asah Pola Pikir Menjadi Pebisnis

Pola pikir menjadi bagian yang sangat penting ketika anda menjadi pebisnis, faktor ini juga yang akan menjdikan anda menjadi pebisnis yang sukses, menurut penelitian ada dua macam aset  pola pikir yaitu fixed mindset dan growth mindset.

Fixed mindset mengutamakan hasil akhir sebagai tolak ukur suatu kberhasilan mereka berpikir keahlian dan keterampilan yang melekat pada diri seseorang yang sudah tidak dapat dirubah. Pola pikir ini cenderung sulit untuk menerima kegagalan.

Sementara pola pikir growth mindset kebalikanya mereka percaya bahwa keterampilan seseorang akan dapat dirubah dengan kerja keras. Orang bertmindset ini cenderung menghargai proses ketimbang hasil akhir mereka lebih menerima tantangan untuk membuatnya berkembang.

Pola Pikir Growth Mindset harus dimiliki seorang pebisnis karna harus bisa terus berjuang dan berkembang demi ambisi menuju kesuksesan di dalam bisnisnya

4.  Melakukan Riset Bisnis

Melakukan penelitian ini untuk lebih mengenali bisnis apa yang cocok untuk anda geluti. Membuat produksi yang banyak dibutuhkan orang tentunya akan membuat anda cepat berkembang.

Anda bisa melakukan riset secara online atau terjun langsung ke masyaratak untuk mendapatkan data yang lebih akurat, dilanjutkan membuat konsep produksi beserta pemasaran nantinya.

5. Perluas Pergaulan Dengan Sesama Pebisnis

Bukan dalam kehidupan sehari hari saja kita perluas pergaulan, dalam bidang bisnis pun kita harus perluas pergaulan, hal ini cukup penting sehingga anda bisa mempelajari sesuatu yang baru dari orang yang berbeda. Seperti menyelesaikan masalah, mengelola keuangan bagaimana mendapatkan konsumen dan lain sebagainya.

Anda bisa memulai dari orang sekitar anda pebisnis pemula maupun yang sudah senior, perluas jaringan seluas mungkin sehingga peluang bisnis anda untuk berkembang sangatlah besar.

6. Memahami Cara Mendapatkan dan Mempertahankan Pelanggan

Pelajari bagaimana anda bisa mendapatkan pelanggan anda dengan tepat. Sebagai contoh untuk barang yang anda jual pakaian wanita otomatis anda menarget kan kaum wanita ibu ibu ataupun remaja, jangan sampai salah target.

Setelah berjalan tentu bakalan konsumen yang akan balik lagi jikalau pelayanan dan produk anda sangat lah memuaskan. Pertahankan konsumen anda jangan sampai berpindah ke pihak lain.

7. Tentukan Modal kemudian Harga Jualnya

Sebelum anda memberikan harga kepada konsumen perhitungkan terlebih dahulu berapa modal anda yang sudah dikeluarkan untuk kebutuhan pokoknya.

Setelah anda menghitung semua kebutuhan biaya produksi misalnya barulah anda mentukan harga jualan. Kira kira anda akan mendapatkan untung berapa persen perstiap kali produksi barang anda.



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama