Menuju Kepunahan PNS di negeri Indonesia

Kemajuan teknologi yang saat ini berlangsung, disinyalir akan membuat profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) terancam. pemerintah tak perlu lagi menggaji pekerja hingga pensiun dengan segala tunjanganya seperti yang diterima PNS.Sehingga profesi PNS kemungkinan ditiadakan.

Dengan adanya inovasi teknologi yang semakin berkembang pesat, sepuluh tahun lagi mungkin tidak ada PNS. Mungkin semua PPPK, karena tidak dperlukan lagi PNS ke depanya. ujar Badan Kepegawaian Negara Bima Haria dalam Webinar adaptasi kebiasaan baru di lembaga internasional beberapa waktu yang lalu.

Di sisi lain kepala Biro Hukum, Humas dan kerjasama BKN, satya Prtatam mengatakan, profesi PNS tidak akan hilang sepenuhnya. Namun memang ada pengurangan jumlah sehinggga nantinya perekrutan tidak akan dilakukan untuk banyak formasi.

Tidak dihilangkan, tetap ada PNS, namun jumlahnya tidak sebanyak sekarang atau besar. 

Meski demikian, satya belum bisa merinci jabatan PNS apa saja yang akan dimusnahkan atau di pangkas porsinya oleh pihak pemerintah. menurutnya, hal ini masih dalam pembahsan.

itu masih dalam kajian lebih dalam,"pungkasnya. Namun jika dilihat dari buku statistik ASN per juni 2021 lalu, jumlah PNS memang mengalami penurunan sejak tahun 2016 silam. ini membuktikan bahwa porsi PNS di negara indonesia semakin berkurang.

Jmlah PNS berstatus aktif per 30 juni 2021 adalah 4.081.824 atau mengalami penurunan 3,33% di banding dengan 31 desember 2021. Jumlah PNS terus mengalami penurunan sejak tahun 2016

secara rinci pada tahun2015 jumlah PNS tercatat sebanyak 4.593.604 orang. Kemudian turun menjadi 4.373.341 di tahun 2016 dan turun lagi menjadi 4.289.398 di tahun2017

lalu di tahun 2018 jumlah PNS kembali turun menjadi 4.185.503 orang dan naik tipis menjadi 4.189.121 di tahun 2019. 2020 jumlah PNS aktif kembali turun menjadi 4.168.118 orang.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama